Kenapa pengajuan kredit ditolak bank?

Jika usaha mendapatkan kredit ke bank tidak berhasil alias ditolak, ada baiknya calon debitur kembali mengevaluasi kegagalan sehingga bisa memperbaiki kesalahan di waktu lainnya. Pada dasarnya penyebab tidak diterimanya sebuah proposal kredit bisa datang dari faktor internal (bank), dan juga ekternal (calon debitur).

Seperti dituliskan salah satu konsultan UKM dan sektor riil Deddy Edward Tanjung dalam blog-nya. Penolakan kredit internal (bank) bisa disebabkan beberapa hal. Misalnya usaha calon debitur berada di luar target pasar bank atau di luar pemetaan bank. Hal yang dilihat didalam pemetaan tersebut misalnya profil produk usaha dan profil pelanggan usaha. Bisa juga kredit ditolak bank karena pembina kredit gagal dalam usulan atau proposal kredit. Faktor selanjutnya yang mungkin adalah sektor usaha calon debitur termasuk dalam daftar negatif usaha yang dibiayai oleh bank.


Sementara faktor yang berasal dari ekternal, yaitu calon debitur sendiri lebih beragam. Misalnya jaminan yang ditawarkan nilainya kurang dari nominal kredit yang diminta. Atau jaminan yang dimaksud cukup tetapi bukan milik sendiri, atau merupakan milik orang lain. Bank tentunya berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang calon debitur. Sedikit saja informasi negatif tentang debitur didapat, bisa jadi penyebab ditolaknya kredit.


Penyampaian proposal yang tidak simpatik juga bisa menjadi salah satu faktor penolakan disamping juga pengaruh penyampaian proposal yang terlalu muluk dan canggih. Bisa juga usaha yang diajukan untuk mendapatkan tambahan modal termasuk pada sektor mulai sakit di bank tempat mengajukan proposal. Yang juga berpeluang besar terjadinya penolakan adalah hasil investigasi bank buruk tentang usaha yang akan dibiayai. Atau calon debitur agak menutup diri ketika bank mencoba menggali informasi.


Belajar dari kemungkinan faktor-faktor yang ada sesuai tulisan tersebut, ada baiknya calon debitur mempersiapkan diri agar sukses memperoleh kredit usaha. Misalnya bersikap terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan oleh bank dalam menganalisa kredit. Karena salah satu unsur yang mendasari pemberian kredit oleh bank adalah unsur kepercayaan, yaitu keyakinan bank bahwa kredit yang diberikan akan benar-benar diterima kembali.


Jika calon debitur tidak memiliki pendamping dalam mengajukan kredit, mempelajari teknik penulisan dan penyampaian proposal yang benar juga patut dijalankan. Kemampuan menyusun proposal kredit akan memberi banyak manfaat dalam usaha. Karena proposal merupakan komplemen, sesuatu yang dilihat bank dari setiap calon debitur untuk menentukan diterima atau ditolaknya kredit. Proposal juga dapat menarik perhatian pihak bank, karena mendeskripsikan prospektif atau tidaknya usaha. (SH)

1 Komentar:

wow, great post and info
keep posting stuff like this
i really like it.
g√ľnstige kredit

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More